KAJIAN SEMIOTIKA PIKTOGRAM PADA PENUNJUK ARAH (WAYFINDING) DI JAKARTA

Penulis

  • Wahyu Arnisa Universitas Trisakti
  • Sapta Rika Suprihatin Universitas Trisakti
  • Wiliayu Universitas Trisakti

DOI:

https://doi.org/10.36080/kvs.v3i1.133

Kata Kunci:

semiotika, pencarian jalan, piktogram

Abstrak

Penerapan Transportasi terintegrasi atau Jaklingko mengakibatkan perlunya Pedoman Sisitem Informasi Penunjuk Arah (Wayfinding) di Jakarta yang disahkan sebagai Kepgub No 31 tahun 2022 untuk memudahkan masyrakat bermobilisasi dengan transportasi umum. Salah satu bagian penting dalam Wayfinding ini adalah piktogram. Berdasarkan survey yang dilakukan, ada beberapa piktogram dapat dimaknai sama maupun tidak sama dengan Kepgub tersebut. Sehingga perlu diketahui bagaimana proses piktogram Wayfinding yang dapat membangun makna dan berelasi dengan masyarakat sekitar. Untuk menjawab hal tersebut dilakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan melakukan survey dan wawancara kepada 29 responden dan dilanjutkan dengan melakukan analisis semiotika Charles Sanders Peirce pada piktogram terpilih meliputi lima piktogram dengan jawaban benar paling banyak, dan lima piktogram paling sedikit dimaknai dengan benar sesuai makna yang ada di dalam Kepgub. Dari hasil analisis tersebut diketahui piktogram dapat dimaknai sama sesuai Kepgub karena memiliki bentuk yang familiar di masyarakat, sedangkan piktogram akan dimaknai berbeda jika jarang dijumpai di masyarakat. Piktogram berelasi dengan masyarakat sekitar dilihat dari bagaimana masyarakat memaknai piktogram berdasarkan pengalaman, lingkungan dan budaya mereka. Agar dapat bermakna sama, maka piktogram tersebut harus berasal dari hal-hal yang sudah dikenal umum di masyarakat.

Unduhan

Diterbitkan

2024-01-31

Cara Mengutip

Arnisa, W., Rika Suprihatin, S., & Wiliayu. (2024). KAJIAN SEMIOTIKA PIKTOGRAM PADA PENUNJUK ARAH (WAYFINDING) DI JAKARTA. Kartala Visual Studies, 3(1), 81–93. https://doi.org/10.36080/kvs.v3i1.133

Terbitan

Bagian

Articles